Upah Pekerja di Jepang Diperkirakan Hanya Naik 2.5%, di Bawah Target Pemerintah

Monexnews -Upah pekerja di Jepang diperkirakan akan meningkat sebesar 2,0 persen hingga 2,5 persen pada perundingan bipartit antara pengusaha dan buruh di musim semi awal tahun depan, di bawah target kenaikan upah yang dicanangkan Perdana Menteri Shinzo Abe sebesar 3 persen. Demikian prediksi pada ekonom yang disurvei oleh Reuters, Selasa (14/11/2017).

Pemerintah Abe mempertimbangkan insentif pajak dan cara lain untuk mendorong perusahaan menaikkan upah sebesar 3 persen, dengan harapan konsumen akan menghabiskan lebih banyak uang dan mempercepat inflasi Jepang yang sangat rendah.

Tahun ini, perusahaan-perusahaan besar Jepang — yang bernegosiasi dengan serikat buruh setiap musim semi untuk menyetujui kenaikan upah — menaikkan rata-rata 1,98 persen, menurut Rengo, federasi buruh terbesar di Jepang.

Perusahaan-perusahaan Jepang saat ini memiliki cadangan kas yang besar dari pendapatan yang kuat di tahun ini namun enggan menaikkan biaya produksi tetap seperti upah karena mereka khawatir dengan populasi Jepang yang menyusut.

(Irdy)

Lihat Disclaimer Article Source

Добавить комментарий

Яндекс.Метрика