Pasar Harap Cemas Menanti Reformasi Pajak AS, Dolar Melemah

Monexnews -Dolar AS masih melemah tipis terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis, seiring mata investor tertuju pada undang-undang reformasi pajak A.S. yang akan disahkan di sesi Amerika nanti malam. Terjadinya perdebatan di kalangan Partai Republik mengenai reformasi pajak ini dikhawatirkan pelaku pasar.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, turun 0,18% pada 94,64

Dolar melemah kendati data ketenagakerjaan sektor swasta AS lebih kuat dari perkiraan. Pelemahan dolar AS yang meluas  hari ini disebabkan juga beberapa aksi profit taking di sekitar pasangan ini.

Greenback mendapat tekanan karena anggota parlemen A.S. akan mengumumkan rencana kebijakan yang akan menghasilkan potongan pajak sebesar $ 6 triliun selama 10 tahun.

Pada hari ini, Presiden A.S. Donald Trump diperkirakan akan menunjuk Gubernur Fed Jerome Powell, figur yang terlihat kurang hawkish daripada kandidat lainnya, sebagai ketua bank sentral A.S. berikutnya. 

Pada akhir pertemuan kebijakannya pada hari Rabu, Fed mempertahankan suku bunga, seperti yang diprediksi, namun pernyataannya menguatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Desember karena pejabat Fed membanggakan pertumbuhan ekonomi di tahun ini yang «solid» dan penguatan pasar tenaga kerja.

Hari ini Bank of England juga akan mengumumkan bunga dengan dugaan kuat akan menaikkan bunga. Dengan demikian pada Kamis ini bisa diseut sebagai Kamis Super dimana peristiwa penting ekonomi global diambil di satu hari.

(Irdy)

Lihat Disclaimer Article Source

Добавить комментарий

Яндекс.Метрика