Draghi Yakin Ekonomi Zona Euro Tahan terhadap Gejolak Eksternal

Monexnews -Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB), Mario Draghi telah memberikan penilaian optimis atas pemulihan ekonomi zona euro. Draghi menilai ekonomi zona euro saat ini memiliki ketahanan dalam menghadapi ancaman seperti situasi geopolitik Korea Utara dan gangguan seperti Brexit. Namun dia mendesak agar hati-hati sebelum membawa kebijakan moneter ultra-longgar kawasan ini berakhir.

Berbicara di Brussels, presiden Bank Sentral Eropa berpendapat bahwa momentum pemulihan tersebut, yang mencatat kenaikan 2,3 persen dalam 12 bulan sampai Juni, berarti zona euro tidak lagi rentan terhadap guncangan eksternal sebelumnya.

 «Kawasan ekonomi euro telah menikmati 17 kuartal berturut-turut pertumbuhan, dan informasi terbaru mengindikasikan momentum lanjutan pada periode di depan,» kata Draghi kepada komite Parlemen Eropa mengenai masalah ekonomi dan moneter, saat dia mengumumkan pemulihan «kuat dan meluas di seluruh sektor dan negara euro «.

Dia mengatakan bahwa faktor domestik seperti meningkatnya kekayaan rumah tangga, kenaikan investasi «didukung oleh kondisi pembiayaan yang sangat baik» dan penurunan tingkat pengangguran ke level terendah delapan tahun di 9,1 persen mendorong pemulihan. Akibatnya, katanya, zona euro «lebih kuat dan tahan terhadap pengaruh eksternal yang merugikan. «

Kawasan euro, yang pernah terperosok dalam stagnasi dan terancam deflasi tiada berakhir, telah menjadi kawasan yang mencatat kesuksesan ekonomi tahun 2017.

Menanggapi pertumbuhan yang lebih kuat, ECB bersiap untuk mengurangi program pelonggaran kuantitatifnya tahun depan dan sebuah pertemuan dewan gubernur bulan depan diperkirakan akan menyetujui sebuah jadwal untuk mengurangi pembelian aset senilai € 60 miliar per bulan.  Namun para ekonom mengantisipasi bahwa bank tersebut akan mempertahankan suku bunga sepanjang tahun depan di level terendah rekor masing-masing 0 persen untuk suku bunga dasar dan minus 0,4 persen untuk suku bunga deposito bank.

(Irdy)

Lihat Disclaimer Article Source

Добавить комментарий

Яндекс.Метрика