Bursa Asia Melemah Merespons Molornya Pembahasan RUU Pajak AS ke 2019

Monexnews -Sejumlah Bursa Asia terkoreksi setelah bursa Jepang melanjutkan pelemahan kemarin. Dollar AS masih berada di bawah tekanan disebabkan kebijakan pajak Presiden AS Donald Trump yang tidak jelas nasibnya di Kongres AS.

Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang melemah seiring yen yang menguat. Nikkei terpangkas 316.65 poin atau 1.38 persen, mundur dari puncak tertinggi selama 25 tahun yang digapai Kamis kemarin. Saham-saham juga berguguran di bursa Sydney sebesar 0,36 persen dan Seoul  sebesar 0.32 persen sementara bursa regional lainnya variatif.  

Melemahnya bursa Asia terimbas ditutup turunnya indeks Dow Jones semalam setelah Senat AS menyatakan pembahasan rancangan undang-undang pajak, terutama poin pemotongan pajak perusahaan,  akan tertunda penyelesaiannya hingga tahun 2019. Hal ini bertolak belakang dengan optimisme Donald Trump bahwa RUU ini akan disahkan menjadi undang-undang sebelum Natal Desember nanti.

Berbarengan dengan para anggota legislatif sedang berusaha mencari kompromi atas perbedaan gagasan mereka di RUU Pajak ini, indeks volatilitasmengalami peningkatan terbesar dimana CBOE VIX Index  mengalami volatilitas terbesar sejak Agustus lalu dan Nikkei Stock Average Volatility Index naik 23 persen pada Kamis kemarin ke level tertinggi sejak April lalu.

(Irdy)

Lihat Disclaimer Article Source

Добавить комментарий

Яндекс.Метрика